5 Tips Jitu Mempersiapkan Desain Pada Percetakan Offset

adminJanuary 3, 20193min00
print2.jpg
Salah satu faktor kesalahan yang sering terjadi dalam teknik <a href="http://www.ipk.co.id/">percetakan offset</a> ialah mempersiapkan desain yang baik. Karena itu, untuk mengatasi terjadinya salah cetak Anda harus mempersiapkan desain untuk cetak offset terlebih dulu.

Salah satu faktor kesalahan yang sering terjadi dalam teknik percetakan offset ialah mempersiapkan desain yang baik. Karena itu, untuk mengatasi terjadinya salah cetak Anda harus mempersiapkan desain untuk cetak offset terlebih dulu. Ada beberapa tips yang harus diperhatikan agar menghasilkan cetakan yang berkualitas, seperti berikut :

  1. Resolusi

Resolusi merupakan faktor pertama yang harus diperhatikan untuk menciptakan desain cetakan. Terdapat beberapa hal yang harus diketahui, biasanya perusahaan percetakan memerlukan file yang minimal resolusinya sebesar 300 dpi. Sehingga usahakan desain gambar yang diberikan resolusinya berada di atas 300 dpi. Sebab jika ukuran resolusinya berada di bawah itu, hasil cetakannya kemungkinan tidak akan bagus.

  1. Font Huruf

Poin berikutnya yang tak boleh dilupakan ialah font huruf. Ketika Anda menciptakan sebuah desain, maka usahakan ubah tulisan dari bentuk font menjadi path, vektor, atau bitmap. Hal ini dilakukan untuk menghindari perubahan font saat dicetak. Sebab tak semua perangkat komputer di perusahaan cetak mempunyai jenis font serupa dengan desain yang Anda buat.

  1. Area Aman

Tips selanjutnya ialah memperhatikan area yang aman. Safety area atau area aman di sini maksudnya batas area yang aman untuk menempatkan layout desain yang akan ditampilkan oleh konsumen ke dalam hasil cetakannya.

  1. Area Potong

Poin yang harus diperhatikan oleh konsumen ialah area potong pada desain. Adapun area potong ini ialah area yang ada di luar area cetak umumnya berukuran sepanjang 2-3 mm, dan nantinya bisa terbuang bila hasil cetakannya sudah dipotong menyesuaikan garis potong.

  1. Bleed

Bleed merupakan gambar terpotong yang ada di luar area aman, biasanya berukuran 3-5 mm keliling. Sehingga usahakan supaya desain yang dibuat tidak berada di area tersebut, sebab nantinya bisa terbuang. Sebagai saran, beri jarak kurang lebih 6 mm dari arah garis potong, dengan begitu desain yang dibuat tetap aman. Hal ini dikarenakan walaupun perusahaan cetak memakai mesin potong dengan tingkat akurasi yang tinggi, namun hal itu tak menjamin jika hasil potongannya sesuai garis potong 100%.

Itulah beberapa tips penting untuk mempersiapkan desain yang pada proses percetakan offset. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *